KOLPOSKOPI

KOLPOSKOPI adalah pemeriksaan untuk melihat permukaan serviks dengan alat bernama kolposkop. Alat ini menggunakan mikroskop berkekuatan rendah yang membesarkan permukaan serviks sampai dengan 10-40 kali dari ukuran normal. Pembesaran ini membantu mengidentifikasi daerah permukaan serviks yang menunjukkan abnormalitas.

Pemeriksaan Kolposkopi untuk kangker mulut rahim sudah ada di Indonesia sejak lama, namun baru berkembang akhir-akhir ini. Pada dasarnya pemeriksaan Papsmear dan Kolposkopi sangat mendukung sekali untuk adanya kelainan-kelainan. Menurut statistik biopsi dengan bantuan dari Kolpokopi akurasi diagnostik untuk kangker serviks dini dapat dicapai sekitar 98 %.

Tujuan Kolposkopi

Pemeriksaan Kolposkopi berujuan untuk melihat adanya kelainan seperti :

  1. Kangker Serviks.
  2. Dereksi Virus.
  3. HPV.
  4. Condiloma.
  5. Jamur.
  6. Infeksi.

Bagaimana pemeriksaan /proses Kolposkopi? :

Pemeriksaan kolposkopi dilakukan diatas meja pemeriksaan ginekologis. Pasien duduk dikursi / diatas meja ginekolog. Pada kolposkopi, serviks dioles dengan larutan kimia (asam asetat) untuk menyingkirkan lendir yang meliputi permukaan serviks. Setelah area abnormal terlihat, kolposkop diposisikan pada mulut vagina dan seluruh permukaannya diperiksa.

Gambar permukaan serviks bisa didokumentasikan dengan kamera kecil tersebut. Jika ditemukan area yang abnormal, sampel jaringan akan diambil dengan menggunakan alat biopsy kecil. Beberapa sampel dapat diambil sesuai besar ukuran area yang mengalami abnormalitas.

Persiapan melakuakn Kolposkopi

  1. Tidak dalam masa menstruasi.
  2. Tidak dianjurkan untuk melakukan pencucian vagina dengan cairan apapun.
  3. Tidak melakukan hubungan seksual dalam 24 jam sebelum pemeriksaan.